Setelah menunggu pengumuman kelulusan SD, SMP, dan SLTA, kini orang tua dan adik-adik kita dihadapkan pada seleksi masuk sekolah atau perguruan tinggi. Ujian seleksi emang sangat ketat tetapi tidak semenakutkan UNAS kemarin. Atau paling tidak ada pilihan untuk memilih sekolah yang sesuai. Ternyata yang menjadi hambatan adalah mahalnya biaya pendidikan.
Bukankah sekolah gratis? Kok dibilang mahal sih? Betul, sekolah SD dan SMP gratis SPP. Tapi bagaimana biaya sekolah SMA dan perguruan tinggi. Sebagai contoh ada SMA Negeri kabupaten di Jawa Tengah yang pada tahun ini uang pangkal Rp 3juta-Rp 5juta ditambah SPP Rp 250.000,-/bulan atau Rp 1,5 juta/semester (6 bulan). Bayangkan petani atau tukang becak bagaimana bisa menyekolahkan anaknya ke SMA tersebut. Mau menjual ternak atau sawah? Itu tidak mungkin karena barang tersebut adalah sumber penghidupan. Akhirnya biarpun nilai bagus tapi akhirnya harus gigit jari. Read the rest of this entry »
Tags: biaya, mahal, mahalnya pendidikan, pendidikan, sekolah, sekolah mahal

Akhir-akhir ini kita disadarkan pada kenyataan bahwa bangsa ini masih memiliki nilai tawar yang rendah di mata internasional. Ya, kita semua sebagai warga bangsa memilki keinginan agar bangsa kita sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Nah bagaimana agar kita memilki nilai tawar tinggi ini yang menjadi permasalah bersama.
Waktu sepuluh tahun lepas sejak krisis ekonomi yang menjadi krisis multidimensi belum mampu untuk mengembalikan bangsa ini bangkit. Dalam banyak hal kita tertinggal dengan negara-negara tetangga kita apalagi dengan negara-negara maju. Dalam hal pendidikan kita masih dibawah Vietnam, negara yang pernah diinvasi AS. Malaysia yang dulu banyak mengirim guru untuk belajar di Indonesia kini telah jauh meninggalkan Indonesia. Singapura negara kecil yang makmur itu saat ini juga telah menguasai beberapa perusahaan vital di Indonesia, Read the rest of this entry »
Tags: bangsa, indonesia, martabat bangsa, pendidikan, pendidikan bermutu
Hidup adalah pilihan. Menjalani hidup ini pun kita selalu dihadapkan pada pilihan. Kita diberi kebebasan untuk memilih apa yang menjadi keinginan kita. Entah pilihan itu baik atau buruk. Atau bahkan pilihan itu sangat mirip yang kadang kita sulit untuk memilihnya. Kelihatan di mata kita sama-sama baiknya menurut kita.
Dari hal sederhana misal, menu apa sarapan pagi ini, gaun yang mana yang hendak kita gunakan, atau bagi yang baru lulus sekolah banyak dihadapkan pada pilihan-pilhan. Lanjut studi atau bekerja? Bila melanjutkan studi mau ke sekolah atau kampus mana? Jurusan apa? Semua penuh dengan pilihan-pilihan. Ya, dalam hidup ini kita selalu dihadapkan pada pilihan-pilihan. Bahkan ada slogan, “menjadi tua itu kepastian dan menjadi dewasa itu pilihan.” Read the rest of this entry »
Tags: menentukan pilihan, pemilu 2009, pilihan, pilihan hidup, pilpres




Recent Comments